| Foto bersama para peserta PPI UK |
Selasa, 08 Januari 2019
PPI UK GOES TO BACK HOME
Sabtu, 22 Desember 2018
Unsika Wisuda Petugas Kebersihan dan Satpam Kampus Jadi Sarjana
Petugas kebersihan dan satpam kampus Unsika foto bersama wisdawan lainnya. (Gambar : suaramedianasional.co.id)
Karawang- Ada yang istimewa dalam wisuda gelombang I tahun akademik 2018/2019, di Universitas Singaperbangsa (Unsika). Yakni keberadaan seorang satpam dan 7 petugas kebersihan kampus tersebut yang turut diwisuda diantara 1.274 orang wisudawan lainnya.
Petugas kebersihan yang mengikuti wisuda adalah Iwan, Hamdani, Abdulah, Mahfud, Mansyur Inayah, Subani, Yayat Suryatna, sedangkan yang berprofesi satpam adalah Irwan Susanto. Mereka kini berhak memiliki gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) sebagai lulusan Program Studi S1 Pendidikan Luar Sekolah (PLS) pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Senin, 03 September 2018
RAGAM CERITA DIBALIK PKKMB 2018
RAGAM CERITA DIBALIK PKKMB 2018

Senat Universitas Singaperbangsa Karawang saat PKKMB 2018
Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau lebih dikenal PKKMB sudah tidak asing dikalangan mahasiswa, kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahunnya dan ditujukan untuk Mahasiswa Baru. Universitas Singaperbangsa Karawang sudah melangsungkan kegiatan tersebut dari tanggal 27 s/d 30 Agustus 2018. Dua hari digelar di tingkat universitas dan dua hari lagi digelar di tingkat fakultas masing-masing, kegiatan ini berjalan lancar dan kondusif sesuai dengan harapan walaupun ada sedikit kekurangan. “Salah satu infrastruktur sih, karena rektorat mengacu kepada acuan yang tahun kemarin, sedangkan mahasiswanya telah membludak sekitar 1.500 kurang lebih.” Ujar Imam Najmudin selaku Presiden Mahasiswa Unsika.
Dari tahun ke tahun tentu saja konsep PKKMB ini tidak banyak perubahan karena mengacu pada surat edaran dari Kemenristekdikti nomor 096/B1/SL/2016 yang menjelaskan dan mengatur mengenai PKKMB. Dimana penanggung jawab kegiatan ini ada ditangan Pimpinan Unviersitas dan pelaksana teknis dilakukan oleh panitia PKKMB yang dibentuk oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEMU). Adapun sedikit perbedaan pada PKKMB tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya yakni diadakannya pra PKKMB dan pemakaian atribut baju yang biasanya putih namun kali ini berwarna merah maroon. Hal ini guna menyelaraskan visi dan misi Rektor yaitu membuat Universitas Singaperbangsa Karawang menjadi kampus maroon, “hal ini dilakukan untuk mendukung visi dan misi Rektor yaitu memaroon kan Unsika” Ujar Imam Najmudin selaku Presiden Mahasiswa Unsika.
Inti dari konsepan PKKMB tahun ini lebih meminimalisir pengeluaran mahasiswa baru dikarenakan pihak kemahasiswaan memberikan syarat kepada pihak panitia PKKMB agar tidak terlalu menyulitkan Calon Mahasiswa Baru dengan pungutan atau perintah membawa segala sesuatu yang membebankan untuk mereka. “Dari kita Universitas memberikan syarat kepada panitia tidak boleh membebankan pada calon mahasiswa baru, apalagi ada mahasiswa Bidikmisi jangan dibenbankan oleh pungutan atau perlengkapan yang macam-macam” tegas Pak Taufik kepada LPM Unsika.
Tidak jauh berbeda dengan PKKMB tingkat universitas, konsep PKKMB yang disuguhkan oleh BEM Fakultas pun masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dimana setiap fakultas memiliki ciri khas yang berbeda-beda mulai dari atribut, perlengkapan, dan lain-lain. “Kalau perlengkapan setiap tahun sedikit banyaknya ada yang berubah, mungkin dari jenisnya saja tapi kalau dari tujuannya masih sama.” ujar Rifal Auladhi selaku Ketua BEM FKIP.
Dalam pelaksanaan PKKMB tahun ini, pihak kemahasiswaan menganggarkan dana sekitar 420-an juta, dimana dana tersebut digunakan untuk konsumsi dan perlengkapan. Sedangkan dana operasional yang diberikan kemahasiswaan pada masing-masing fakultas berkisar Rp.1.500.000 yang digunakan untuk penyewaan tenda, pendingin ruangan, dan alat-alat lainnya. “Alokasi dana yang disiapkan dan masuk ke RKAKL 420-an juta untuk pelaksanaan PKKMB tahun 2018.” Terang pak Taufik.
Selebihnya masing-masing fakultas mendapat alokasi dana dari kemahasiswaan sesuai dengan pengajuan yang mereka lakukan dan perhitungan dari jumlah mahasiswa baru. Namun dana tersebut tidak langsung diberikan kepada BEM Fakultas, mekanismenya dikoordinir melalui BEMU terlebih dahulu dan BEM Fakultas mengumpulkan proposal kegiatan. “Ini yang menjadi tugas besar kemarin, kami menyanggupi meng-handle PKKMB kemarin dimana dipengelolaan keuangan ini harus satu pintu.” ujar Imam Najmudin selaku Presiden Mahasiswa Unsika.
Dalam PKKMB 2018, ini Organisasi Kemahasiswaan terlihat lebih mandiri karena tidak lagi mengandalkan dana dari kampus, mereka mencari dana tambahan melalui sponsorship. Salah satu contohnya yaitu BEMU menjalin kerja sama dengan pihak ketiga (sponsorship) yang menghasilkan feedback, yang sebelumnya sudah diketahui dan disetujui oleh pihak kemahasiswaan yang diawasi langsung oleh Badan Legislatif Mahasiswa Universitas (BLMU). Sehingga dalam pelaksanaan, pihak kemahasiswaan selalu mendapat laporan.
Karena adanya sponsorship, Organisasi Kemahasiswaan diharuskan berwirausaha untuk memutar keuangan yang ada, dengan cara panitia menjual beberapa produk dengan kisaran harga Rp. 16.000 yang isinya roti berjumlah dua buah dan satu produk minuman. Selain itu, terdapat foto Presma (Presiden Mahasiswa) dan Wapresma (Wakil Presiden Mahasiswa). “Waktu PKKMB Universitas kita disuruh bawa roti dan jus madu yang sudah disediakan oleh panitia untuk mendapatkan foto Presma dan Wapresma dengan harga Rp. 16.000. Tapi ada juga yang tidak dapat karena jumlah calon mahasiswa baru yang banyak sedangkan roti dan jus madu terbatas.” Ujar salah satu mahasiswa yang mengikuti PKKMB.
Selain BEMU, ada beberapa fakultas yang bekerja sama dengan pihak ketiga (sponsorship) untuk menutupi kekurangan dana. Seperti Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) yang melakukan kerjasama dengan salah satu produk minuman, selain itu panitia menjual goodie bag kepada mahasiswa baru yang bersifat wajib seharga Rp. 30.000. Isi dari goodie bag tersebut adalah dua botol minuman, stiker dan nametag yang digunakan selama kegiatan PKKMB. “FISIP mendapatakan dana kisaran 4 jutaan untuk acara PKKMB, adanya sponsor juga itu buat menutupi kekurangan dana yang diberikan kemahasiswaan. Karena di FISIP menggunakan marching band dan itu membutuhkan dana, jika hanya mengandalkan dari kampus pastinya akan berjalan biasa saja.” Ujar Muhammad Munir selaku Ketua BEM FISIP.
Tidak hanya FISIP, FKIP pun juga melakukan kerjasama dengan salah satu produk makanan. Panitia menjual dengan harga Rp. 10.000 yang berisi dua roti. Namun tidak semua mahasiswa FKIP kebagian, mengingat begitu banyaknya mahasiswa FKIP pada tahun ini dan tidak diberlakukan sanksi atau hukuman bagi mahasiswa yang melanggar. Sedangkan dari Fakultas Teknik sendiri tidak melakukan kerja sama dengan pihak ketiga (sponsorship). “Kalau dari fakultas teknik sendiri itu tidak sama sekali, karena memang dari tahun ke tahun itu tidak ada sponsor.” Ujar Rizky Alfiansyah selaku Ketua BEM Fakultas Teknik.
Mahasiswa baru Fakultas Teknik diharuskan membawa bekal sendiri sesuai dengan clue yang sudah disiapkan panitia menggunakan soal matematika yang mana hasil dari jawaban itu adalah barang yang harus dibawa. Selain itu, panitia juga menjual atribut yang sifatnya tidak wajib. Atribut tersebut berupa pin dan nametag yang dijual dengan kisaran harga Rp. 15.000. Jenis gantungan untuk nametag sendiri menggunakan bahan seperti yoyo dan tempat nametag pun menggunakan bahan polimer. Selain digunakan ketika PKKMB, nantinya akan digunakan di acara inagurasi agar mahasiswa baru tidak kerepotan membuat ulang.
Ketua BEM Fakultas Teknik pun menganggap bahwa hal ini termasuk suatu cara berwirausaha yang hasilnya akan digunakan untuk menutupi kekurangan dana. “Sama sekali tidak ada arah untuk kepentingan sendiri, tapi ini untuk keberlangungan acara supaya berjalan dengan semestinya, kita menutupi kekurangan-kekurangan itu ya dengan dana usaha itu.” Lanjut Rizky Alfiansyah.
Munculnya pemberitaan mengenai PKKMB 2018 disebuah media online lokal Karawang yang banyak menuai pro dan kontra dari berbagai pihak. Namun dalam menyikapi pemberitaan ini pihak kemahasiswaan tidak mau ambil pusing, ia menyerahkan langsung ke BEMU. “Yang berhak menjawab bukan saya, karena pelaksana teknis Mahasiswa, kemarin kita juga di WA grup sudah mewanti-wanti ke Ketua BEM-nya untuk memberikan hak jawab mengklarifikasi tentang permasalahan yang dibicarakan oleh Mahasiswa kita sendiri.” Ujar Bapak Taufik selaku Kepala Sub.Bagian Kemahasiswaan kepada LPM Unsika.
Imam Najmudin membantah pemberitaan miring yang akhir-akhir ini beredar, ia berani bertaruh bahwasanya pihak BEMU tidak menerima sepeser pun dari angka nominal yang disebutkan dalam pemberitaan tersebut. “Nominal 65 juta itu bukan keuntungan dari penjualan produk makanan, tetapi nominal itu merupakan dana rektorat yang dikucurkan pada Ormawa untuk dibagikan ke setiap fakultas.” Tegas Imam Najmudin.
Ia pun menegaskan kembali bahwa mereka tidak melakukan komersialisasi dengan menjual perlengkapan atau atribut lainnya, melainkan itu salah satu bentuk kemandirian mahasiswa dalam bidang kewirausahaan. Imam pun menganggap bahwa pemberitaan ini merupakan salah satu bentuk pencitraan mengingat sebentar lagi pesta demokrasi Unsika yaitu Pemira. “Kalau menurut saya ini lebih meruntut bahwa dua bulan kedepan akan menghadapi Pemira. Tentunya ini merupakan momentum untuk siapapun mengambil keuntungan” lanjut Imam Najmudin.
Pihak BEMU pun lebih memilih diam terlebih dahulu untuk saat ini sambil menunggu suasana kondusif, barulah mereka akan melakukan klarifikasi mengenai isu yang beredar, “kita sempat dituntut untuk menuntut secara hukum pada orang yang sudah melakukan statement seperti itu. Namun kita sadari bahwa yang menuding ini adalah pengurus BEMU, itu yang pertama. Kedua dia juga bagian dari panitia” terang Imam Najmudin.
Sedangkan Muhammad Munir selaku Ketua BEM FISIP mengakui bahwa hal tersebut wajar terjadi. “Wajar saja jika ada yang mencemooh dan tidak, karena itu bentuk ekspresi mereka. Tapi, menurut saya sebelum mereka mencemooh harus ada klaraifikasi dulu.” Ujar Muhammad Munir.
Taufik Paribo Pane selaku Kepala Sub.Bagian Kemahasiswaan memberikan pesan untuk PKKMB yang akan datang harus lebih diperhatikan lagi agar tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti banyaknya yang sakit atau kelelahan. “Kalau pelaksanaan relatif kondusif , berjalan lancar walaupun ada kekurangan disana sini. Seperti yang sakit di hari pertama itu banyak sekali ada 100 orang lebih. Kedepannya kita harus perbaiki bersama” Ujar Pak Taufik.
Imam Najmudin selaku Presiden Mahasiswa Unsika berharap pada pembaca untuk lebih cerdas lagi dalam membaca informasi.”Untuk yang sudah membaca lebih cerdas lagi dalam membaca informasi di media” Ujar Imam
Rizky Alfiansyah pun berharap agar PKKMB tahun berikutnya agar lebih baik dan mengenalkan kehidupan kampus dengan nilai yang positif. “Pesan saya untuk PKKMB selanjutnya jujur dari saya pengenalan kehidupan kampus tolong lebih mengenalkan kehidupan kampus dengan nilai-nilai positif dan nilainya itu bisa menggugah semangat para mahasiswa baru terhadap kehidupan kampus di Unsika.” Tutupnya (SM, MS, CUE, SAS)
Jumat, 02 Juni 2017
JUTSU, KOMUNITAS DARI UNSIKA UNTUK KARAWANG
Jepang mempunyai kebudayaan yang unik, hal ini membuat negara bunga sakura itu banyak dikenal masyarakat dunia salah satunya Indonesia. Adakala kita perlu mengetahui seperti apa kebudayaan Jepang itu, salah satunya bisa dengan mengikuti Komunitas Jutsu. Tahukah kamu apakah Komunitas Jutsu itu? Ya, Komunitas Jutsu ( Japanese Culture Singaperbangsa University ) adalah wadah bagi seluruh pecinta kebudayaan Jepang di Universitas Singaperbangsa Karawang yang saat ini diketuai oleh Darrenz Delfdiat, mahasiswa semester empat Fasilkom. “ Awalnya Jutsu bukanlah komunitas, namun menjadi ada karena orientasi untuk jadi komunitas, dulu hanya group chatting buat kumpulan pecinta kebudayaan Jepang agar bisa ngobrol-ngobrol saja. Dan waktu itu saya bukan anggota Jutsu, owner nya juga bukan saya melainkan Fatin dari Fakultas Pertanian angkatan 2015 tetapi sekarang beliau sudah pindah ke Sumbawa”, ujar Darrenz.
Anggota group chatt Jutsu kini sudah berjumlah 97 orang, namun anggotanya
tidak hanya terdiri dari kalangan mahasiswa Unsika saja. Ada dari kalangan
siswa SMP dan SMA yang memang memiliki hobi dan minat yang sama. Kini, Jutsu
sudah menjadi sebuah komunitas dan telah membentuk struktur kepengurusan. “
Jika untuk anggota group chat sih
kita terbuka ya gak Cuma anak Unsika aja, dari luar juga ada. Tapi, untuk
pengurusnya itu mahasiswa Unsika ”, tutur Darrenz saat ditemui diruang
Sekretariat BEM Fasilkom.
Komunitas yang sudah berdiri
sejak pertengahan tahun 2015 ini memiliki beberapa agenda rutin, seperti
mengikuti Even Matsuri (festival
budaya jepang), Meet Up Mingguan, dan
Benkyou ( belajar bahasa dan tata
cara tulis Jepang) yang dilaksanakan setiap satu minggu.
“ kalau untuk mengikuti event sih dari sebelum menjadi komunitas
pun kita sudah mengikuti beberapa acara seperti kita pernah ke Jak Japan, Hello
Fest, Karawang Japan Matsuri, Jiyuu Matsuri, dan masih banyak lagi. Biasanya
kita ke event-event sekitar Karawang , Bekasi dan Jakarta yang
transportasinya mudah untuk dijangkau ”, tutur Darrenz.
Senin, 19 Desember 2016
REVIEW BUKU MISTERI DNA KARYA KAZUO MURAKAMI
“ Gen dalam tubuh manusia dapat dinyalakan atau dipadamkan seperti sakelar ON-OFF pada tombol lampu. Manusia ternyata dapat menyalakan gen yang baik, dan memadamkan gen yang buruk sesuai kebutuhnanya“
Lantas
bagaimanakah caranya?
Jika
mendengar istilah “Gen” atau “DNA” yang terlintas dalam pikiran kita adalah
mengenai “faktor keturunan”. Faktor keturunan adalah “sifat-sifat yang
diturunkan dari orang tua kepada anak”. Mulai dari karakter fisik seperti bermata
besar, bertumbuh tinggi, sampai karakter kepribadian seperti pemberani atau
penyendiri. Meskipun tidak sama persis akan tetapi karakter gen yang dimiliki
kedua orang tua diturunkan pada anak. Gen dipahami sebagai medium yang
mengantarkan faktor keturunan tersebut.
Cara
memahami gen seperti itu tidak keliru, tetapi hanya menjabarkan sebagian dari
fungsi gen. Gen berkaitan dengan segala aktivitas kehidupan seperti bernapas,
makan, hingga buang air, dan menjalani hidup sambil berpikir atau bergembira.
Kinerja gen juga vital saat manusia memutuskan sesuatu dalam hatinya.
Gen
adalah bagian yang disebut inti sel terdapat dalam materi bernama DNA ( deoxyrribonucleic acid ), dan materi
inilah yang kita sebut gen. DNA terdiri atas dua buah pita yang berbentuk
spiral, dan di atas pita ini tertulis informasi yang dilambangkan dengan empat
abjad simbol kimia. Informasi ini adalah informasi genetik dan informasi dasar
gen dalam satu sel manusia terdiri atas tiga miliar abjad simbol kimia. Untuk
lebih jelasnya bagaimana gambar gen dan DNA terdapat pada gambar berikut :
Jika kita sudah memahami apa itu perbedaan pengertian dari gen dan DNA maka akan lebih mudah untuk memahami resensi buku dalam artikel ini , buku ini ( Misteri Gen) ditulis oleh profesor KAZUO MURAKAMI . Beliau adalah penulis sekaligus penemu yang berhasil memecahkan masalah mengenai zat renin dalam tubuh manusia. Untuk bisa menemukan zat renin dan sukses sampai sekarang tidaklah semudah yang dibayangkan beliau harus menempuh beberapa pengalaman dan perjalanan hidup yang membuat beliau berhasil sampai sekarang .
Beliau lahir tahun 1936 . tahun 1963 berhasil menyelesaikan program doktor di jurusan kimia pertanian, dan sekolah pascasarjana pertanian, universitas Kyoto. Pada tahun yang sama menjadi staf peneliti di oregon health and science university, Amerika Serikat. Tahun 1968 menjadi asisten profesor fakultas pertanian universitas di Kyoto. Tahun 1976 menjadi profesor madya fakultas kedokteran, universitas Vanderbilt. Selanjutnya di Tahun 1978 menjadi profesor institut biokimia terapan, universitas Tsukuba dan mulai menekuni penelitian gen. Tahun 1983 berhasil menguraikan kode genetik renin manusia yang mendalangi tekanan darah tinggi dan menyedot perhatian sebagai prestasi tingkat dunia
Pada awalnya Kazuo Murakami hanya-lah mahasiswa biasa yang duduk di fakultas pertanian pada tahun 1963. Tidak ada yang istimewa dari beliau, akan tetapi hanya satu yang dia hobi-kan yaitu meneliti. Impiannya adalah menjadi yaitu menjadi seorang peneliti. Jatuh bangun-pun dia alami salah satu masalah yang paling hebat adalah pada saat ia harus bersaing dengan ilmuwan dari Jerman yang telah memulai penelitian mengenai zat renin. Ilmuwan dari Jerman tersebut sudah memulai penelitiannya lebih cepat dan hampir mencapai sempurna. Sementara beliau baru mau memulai jika diibaratkan seperti kelinci dan kura-kura dia adalah kura2nya dan beliau-pun pesimis dalam melakukan pekerjaannya tersebut. Banyak sekali para peneliti yang menyerah dalam meneliti zat renin bahkan ada semboyan yang mengatakan bahwa jangan sekali-sekali meneliti renin. Karena di dalam tubuh renin itu sangat sedikit bahkan untuk bisa diambil saja susah sekali. Tetapi tidak dengan seorang Kazuo ia-pun mulai secara perlahan melakukan penelitian tersebut.
Penelitian ini dilakukan Kazuo dengan cara mengambil kelenjar kecil di dalam otak sapi. Untuk membuktikan bahwa terdapat zat renin selain di dalam lambung. Sapi yang dipakai untuk penelitian bukan hanya satu tetapi 35.000 ekor sapi. Mencengangkan bukan ? beginilah kenyataannya. kazuo harus mengambil renin di dalam 35.000 kelenjar otak sapi. Walaupun ia adalah seorang Dosen di fakultasnya akan tetapi untuk mendapatkan 35.000 ekor sapi tidaklah mudah. ia harus jauh-jauh datang ke tempat pusat daging di Tokyo dari Tsukuba. Belum lagi ia harus mendapatkan penolakan dari petugas di sana dan ia sampai melakukan Pemohon berkali-kali sambil menundukkan kepalanya kepada petugas di sana yang akhirnya petugas di sana luluh juga. Beliau berpikir bahwa ini adalah saatnya untuk menjatuhkan ego dan wibawa sendiri saat ingin melakukan penelitian.
Sudah mendapatkan supply pengiriman otak sapi , penelitian-pun dimula. Tidak mudah mengambil kelenjar bawah otak sapi ini karena sangat bisa terjadinya kesalahan yang terjadi dalam penelitian ini. Apa lagi mereka harus bertarung dengan peneliti di Jerman. Akhirnya salah satu inisiatif-pun keluar dari beliau untuk mempercepat pekerjaan dengan menyarankan bangun 2 jam lebih awal dari biasanya. Yaitu sekitar jam 4 pagi , beliau mendapatkan inisiatif ini dari kedua orang tuanya yang selalu memberikan motivasi kepada dirinya. Yaitu bangunlah pagi mengapa? Karena dengan bangun pagi kita bisa lebih memiliki waktu yang relatif lebih lama dibandingkan dengan bangun siang. Dari insiatifnya tersebut akhirnya tercapailah mendapatkan satu buah zat renin yaitu sekitar 0.5 mg renin dalam waktu 1,5 tahun .
Penemuan ini diumumkan pada pertemuan ilmiah masyarakat hipertensi internasional di Jerman barat . Mereka mengumumkan hasil tersebut , dan degan demikian menyudahi perdebatan adakah zat renin di dalam otak. Artikel2 ilmiah keluar di jepang mereka sukses menjadi orang jepang yang berhasil memecahkan masalah mengenai renin ini. Sebelum meraih kesuksesan ini, ada banyak kendala yang terjadi pada penelitian beliau yaitu masalah dana, di Jepang seorang peneliti hanya dibiayai sebesar 3 juta yen per-tahun ironis? Memang. Bukan hanya itu saja bahkan mereka harus mengeluarkan uang dari dompet mereka sendiri dan juga mereka harus meminta pertolongan ke sana kemari walaupun sulit akan tetapi berjalan mulus ada satu perusahaan yang menolong tim bapak Kazuo, ia memberikan uang kepada beliau dan bersedia membiayai penelitian mereka.
Tapi beliau bersih kukuh selain nasib yang mengantarkannya kepada pertemuan dengan seseorang tersebut akan tetapi aura yang ada di dalam dirinya yaitu gen. Gennya yang mengantarkannya kepada pertemuan tersebut dan mentransfer apa yang ia inginkan kepada orang tersebut. Sehingga orang tersebut mengetahui apa keinginannya, ajaib bukan? Memang sangat ajaib. Ada lagi cerita mengenai bagaimana beliau yang dulunya semasa sekolah menengah atas tidak bisa mengikuti darmawisata. Dikarenakan orang tuanya tidak memiliki uang. Kedua orang tuanya hanya berkata “ kami memang tidak bisa membiayai kamu untuk pergi tetapi kita akan menabung di atas langit “ beliau masih berpikir apa itu tabungan di atas langit. Perkataan kedua orang tuanya masih terpikirkan hingga dia dewasa sampai sekarang dan ternyata saat dia sudah sukses seperti sekarang mulai terjawab satu persatu apa itu makna dari tabungan di atas langit. Yaitu kesusahan yang kita alami sekarang adalah salah tabungan kita untuk masa depan yang lebih cerah.
Di atas adalah jalan hidup singkat beliau yang mungkin sedikit memilukan, sekarang kita kembali lagi ke masalah DNA. Di dalam kode genetik manusia lebih tepatnya terdapat pada DNA tertulis pita informasi yang sangat halus dan lebar sekitar 1/500.000 milimeter. Sebanding dengan kawat 1 milimeter yang ditipiskan menjadi 1/100 kali dan jika ditiup kawat itu langsung putus. Akan tetapi kawat yang dipotong tersebut masih 5.000 kali lebih tebal daripada pita informasi yang merekam kode genetik manusia. Begitulah bentuk gen. Di dalam gen satu sel manusia terdiri dari 3 miliar abjad simbol kimia .
Sangat sulit membayangkan jumlahnya jika dibukukan mungkin diperlukan 1.000 jilid buku setebal 1.000 halaman untuk mencatatnya. Artinya aktivitas di dalam tubuh manusia tersusun dalam sel. Dalam setiap inti sel tersimpan 3 miliar informasi dan yang mengejutkan lagi adalah bahwa bagian sel mana-pun pasti menyimpan 3 miliar informasi tersebut. Sekarang pertanyaan adalah mengapa sel hati hanya menjalankan fungsi menjadi sel hati begitu juga dengan sel-sel yang lainnya.
Apakah mungkin jika sel hati bosan bekerja di dalam organ dalam dan ingin bertukaran dengan sel kuku yang menjadi bagian dari sel organ luar. Begitu juga dengan sel kuku, karena dia bosan bekerja di organ luar ia ingin bekerja di organ dalam. Jika kita gunakan penalaran kita itu mungkin bisa terjadi. Tapi kenyataannya hal itu tidak bisa terjadi mana mungkin di dalam hati tumbuh kuku dan di kuku tumbuh jantung, begitu perumpamaan-nya. Dari seluruh informasi genetik ini, contohnya yang ada pada kuku dan hati , fungsi gen selain menjadi kuku dan juga fungsi hati menjadi hati di kunci sehingga tidak bekerja pada sel lain. Begitu juga dengan cara kerja sel lainnya.
Ini disebut sebagai fungsi on/off pada DNA. DNA dalam sebuah sel memiliki bagian yang terjaga dan bagian yang tertidur sehingga bagian tertidur tersebut tidak berfungsi. Lalu apakah bagian yang tertidur itu tidur selamanya? Tentu tidak. Apakah bagian dari DNA yang terjaga dan berfungsi dan bekerja terus sampai mati? Jawabannya juga tidak. Fungsi DNA ini diibaratkan seperti tombol lampu, hal ini baru diketahui belakangan ini. Misalnya, pemuda yang rambutnya sudah beruban, itu disebabkan fungsi DNA untuk menghitamkan rambut tidak bekerja dengan baik atau padam karena sesuatu hal. Sedangkan lansia yang kulitnya kencang, berarti DNA pada sel kulit yang seharusnya tertidur masih bekerja dengan giat menyala.
Diperkirakan dari seluruh informasi genetik, hanya 5-10% yang betul-betul bekerja. Jika benar, mudah saja membayangkan bahwa kemampuan tersembunyi yang dimiliki seorang manusia tidak terhingga besarnya. Artinya kita akan mengupayakan agar DNA yang menguntungkan bagi kita terus terjaga dan bekerja. Sebaliknya DNA yang merugikan kita di buat tetap tertidur. Misalnya DNA penyebab kanker, semua orang memiliki informasi genetik ini. Kita tentu ingin DNA ini terus tertidur. Andaikan sampai terjaga, Kita ingin DNA ini tertidur sekali lagi. Agar kita bisa menjalani kehidupan yang lebih baik, kita perlu mengendalikan DNA yang baik menjadi aktif, sedangkan DNA yang buruk menjadi tertidur. Apakah itu bisa terjadi? Tentu yaitu dengan beberapa salah satunya dengan cara mengubah lingkungan. DNA baik yang tadinya tertidur menjadi terjaga.
Saat Kazuo pergi melanjutkan studi ke Amerika lingkungan di sana sangat cocok dengannya dan menjadikan dia bisa bertugas dengan penuh semangat. Semuanya itu menunjukkan bahwa perubahan lingkungan berhubungan dengan ON dan OFF-nya DNA. Pertemuan dan pergaulan degan orang lain, sentuhan dengan benda , pengalaman atas suatu kejadian. Semua ini dianggap sebagai lingkungan luar dalam arti luas. Lantas bagaimanakah cara menyalakan DNA yang baik tersebut? .
Perubahan lingkungan mengantarkan kinerja DNA ke arah yang menguntungkan. Beliau rasa hal ini sedikit banyak sudah bisa dipahami. Ada satu faktor penting selain lingkungan yaitu mengenai kasus orang yang divonis kanker stadium akhir ternyata kekebalan tubuhnya meningkat setelah ia berusaha menaklukkan puncak Mont blanc. Ada lagi contoh pasien kanker yang diperdengarkan lawakan agar banyak tertawa , ternyata ketika diukur kekebalan tubuhnya naik. Dengan begitu bisa dikatakan, tidak salah lagi jika pasien berada dalam keadaan jiwa yang baik, penyakitnya cenderung mengarah kepada kesembuhan.
Stres yang biasanya dinilai buruk, tidak selalu berdampak negatif. Kesedihan mendalam yang dialami seseorang bisa membuat DNA baik yang tertidur menjadi terjaga. Setelah mencapai tingkat tertentu, ada kalanya melakukan olahraga berat atau menempa fisik di bawah air terjun saat musim dingin yang membuat DNA bekerja ke arah yang lebih baik. Contohnya juga saat wanita jatuh cinta, kulitnya menjadi bagus penyebabnya adalah perasaan gembira dan bergairah membuat tubuh mengeluarkan hormon yang mempercantik kulit. Sedangkan mengenai masalah kemampuan belajar dan bekerja bisa dijelaskan sebagai berikut. Di dunia ada orang berbakat dan orang biasa , tetapi dalam bidang kemampuan apa-pun , sebenarnya tidak ada perbedaan besar pada DNA yang dimiliki individu. Namun kenyataannya muncul perbedaan tingkat kemampuan perbedaan. Kemampuan ini bertalian dengan ON/OFF-nya DNA.
Dari contoh di atas kita bisa menarik kesimpulan bagaimana cara untuk mengaktifkan DNA yang baik, Dengan cara melakukan hal-hal berikut :
- Mengubah lingkungan
Apa yang anda
ketahui mengenai mengubah lingkungan? Yang dimaksud mengenai mengubah
lingkungan di sini adalah mencari lingkungan yang baru untuk kita tempati dan yang
menurut kita adalah lingkungan yang baik. Sehingga bisa membuat kita menjadi
lebih nyaman dan lebih semangat dalam menjalankan sesuatu. Seperti bagaimana
sang profesor Kazuo murakami berhijrah ke amerika untuk melanjutkan studinya
dan yang dia rasakan adalah rasa semangat karena lingkungannya seperti yang dia
inginkan.
- Menghargai pertemuan dengan orang dan kesempatan
Di dalam buku di
jelaskan bagaimana profesor Kazuo bertemu dengan banyak orang yang berbeda
watak. Akan tetapi satu kunci yang dilakukan oleh bapak ini yang bisa kita
jadikan contoh adalah ia selalu menghargai pertemuan dengan orang lain seperti
bertingkah sopan, bertukar informasi dan lain sebagainya. Sehingga membuat ia
tidak pernah melewatkan momen bersama orang tersebut dan juga ia tidak pernah
menyia-nyiakan kesempatan yang sedang ada di depan matanya.
- Berpikir optimis dan gembira dalam keadaan apa-pun
Mungkin
terdengar terlalu susah jika kita harus gembira dan optimis dalam melakukan
suatu hal yang menurut kita adalah hal yang tidak bisa kita lakukan. Ini pun
terjadi pada perjalanan hidup Kazuo murakami ia sangat pesimis dengan peneliti
dari Jerman yang sudah mendahului penelitiannya dan juga bagaimana cara mencari
35.000 ekor sapi untuk melakukan penelitian. Akan tetapi walaupun beliau dalam
kesusahan beliau berusaha tetap optimis dan tetap gembira walaupun merasa
terpuruk. Akhirnya terbukti dia bisa menyelesaikannya.
- Merasa tergugah atau terkesan
Maksud dari
merasa tergugah atau terkesan di sini adalah kita harus mempunyai prinsip bahwa
semua yang kita temukan itu mempunyai makna yang sangat mendalam contohnya
bagaimana profesor Kazuo jatuh bangun dalam penelitiannya kenapa bisa demikian?
Karena di dalam kesusahannya tersebut pasti ada maksud di dalamnya yang
diberikan oleh Tuhan untuk kita. Sehingga kita bisa terus berpikiran positif
dan melangkah ke depan.
- Bersyukur
Bersyukur
adalah salah satu cara yang paling penting menurut penulis. Rasa bersyukur ini harus
diterapkan dalam diri manusia dan jika kita bersyukur dengan segala yang kita
dapatkan sekarang. Sikap tersebut akan membuat kita mempunyai pikiran yang
lebih positif sehingga gen yang baik yang khususnya berada dalam tubuh kita
akan menyala/ON dan mematikan/OFF gen yang tidak baik.
- Hidup dengan mementingkan orang lain dan dunia
Kebahagiaan
seseorang bukan ditentukan seberapa besarnya kita membahagiakan diri kita
sendiri akan tetapi seberapa besar kita bisa memberi untuk orang lain dan
membuat orang lain bahagia. Itu terbukti saat kita memberi/membantu seseorang
membuat hati kita menjadi lebih tenteram dan bahagia. Akibat dari kebahagiaan
itulah menghasilkan gen-gen positif yang terdapat dalam tubuh kita. Sehingga
gen-gen yang tidak penting akan terus terlelap.
- Percaya akan adanya Tuhan
Salah satu poin
ini bukanlah buatan dari beliau. Poin ini adalah asumsi dari penulis sendiri.
Penulis melihat dari sisi pandang bagaimana beliau menyikapi masalah yaitu
dengan melibatkan Tuhan di dalam setiap permasalahannya. Beliau adalah seorang
pemeluk agama buddha. Salah satu kutipan yang bisa kita ambil adalah pada saat
beliau menjadi pengisi acara di salah satu universitas di Kyoto berikut kutipan
yang penulis ambil :
“selama saya melakukan penelitian ini ( DNA) , yang menurut saya menakjubkan adalah kerumitan cetak biru kehidupan manusia dan siapa yang mencetaknya pada dunia yang mikroskopis. Sudah pasti bukan manusia. dari situ saya tidak memungkiri keberadaan maha pencipta yang melampaui kita manusia, keberadaan sesuatu seperti Tuhan. Saya menyebutnya sesuatu yang agung”
Berdasarkan kutipan inilah penulis mengambil kesimpulan bahwa Tuhan itu memang mengatur segalanya dan jika kita sudah percaya padanya dan menggantungkan segala sesuatu kepadanya. Mau itu kesialan, kebahagiaan atau apa-pun itu seperti tombol turn on/off gen semua akan sirna, karena Dialah yang mengatur semuanya. Kita sebagai manusia hanya bisa berjuang, berpasrah dan berserah diri kepadanya.
“selama saya melakukan penelitian ini ( DNA) , yang menurut saya menakjubkan adalah kerumitan cetak biru kehidupan manusia dan siapa yang mencetaknya pada dunia yang mikroskopis. Sudah pasti bukan manusia. dari situ saya tidak memungkiri keberadaan maha pencipta yang melampaui kita manusia, keberadaan sesuatu seperti Tuhan. Saya menyebutnya sesuatu yang agung”
Berdasarkan kutipan inilah penulis mengambil kesimpulan bahwa Tuhan itu memang mengatur segalanya dan jika kita sudah percaya padanya dan menggantungkan segala sesuatu kepadanya. Mau itu kesialan, kebahagiaan atau apa-pun itu seperti tombol turn on/off gen semua akan sirna, karena Dialah yang mengatur semuanya. Kita sebagai manusia hanya bisa berjuang, berpasrah dan berserah diri kepadanya.
Kesimpulan
yang bisa kita ambil dari buku tersebut khususnya dalam artikel ini adalah
bahwa tidak ada kerja keras yang tidak membuahkan hasil, yang harus kita
lakukan adalah terus berjuang meraih cita-cita yang kita inginkan. Mungkin
memang sulit jika mencoba sesuatu secara terus menerus tetapi tidak membuahkan
hasil. Apakah Anda tahu? dulu masyarakat masa kuno melakukan trial balance untuk
bisa sampai menemukan sesuatu yang pasti dan maksud yang dia cari. Dengan
begitu dia bisa mengetahui sesuatu yang dia coba tersebut.
Penulis
berharap dengan adanya resensi buku MISTERI DNA karya Kazuo Murakami ini bisa
membuka wawasan para pembaca, karena salah satu kepuasan penulis adalah bisa
membuat para pembaca lebih mudah memahami isi dari buku misteri DNA tersebut.
Walaupun tulisan resensi ini tidak begitu lengkap, penulis berusaha mengambil
inti sari dalam buku tersebut. Penulis meminta maaf jika masih banyak
kekurangan dalam tulisan ini dan mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang
sangat dalam atas perhatian para pembaca. (Oleh Rizky Wiradhika Ashari)
Selasa, 28 Juni 2016
Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) Unsika Telah di Buka
![]() |
| PMB 2016 |
Dalam
Permenristek Dikti Nomor 2 Tahun 2015 , penerimaan mahasiswa baru untuk program
sarjana pada PTN terdiri dari 3 seleksi yaitu SNMPTN ( Seleksi Nasional Masuk Perguruan
Tinggi Negeri), SBMPTN ( Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan
SMMPTN ( Seleksi Mandiri). Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (
SBMPTN ) adalah salah satu jalur yang diadakah oleh pemerintah dengan
menggunakan sistem seleksi nasional dan hanya satu-satunya di Indonesia,
berbeda dengan Seleksi Mandiri yang dikelola dan merupakan kebijakan dari
masing-masing universitas dengan penyelenggaraannya di buat sesuai aturan yang
berlaku. Ada beberapa Universitas di Indonesia yang memiliki mekanisme jalur mandiri
antara lain : SIMAK (UI) ,UTUL (UGM), SPMK (UB), UTMI (IPB), UMB PT, UPI, dan termasuk juga SMMPTN Unsika.
Dalam
seleksi mandiri tahun ini Universitas Singaperbangsa Karawang membuka 21 prodi
yang termasuk kedalam penerimaan mahasiswa baru, 6 prodi diantaranya adalah
jurusan yang tidak dimuat dalam seleksi SBMPTN seperti Pascasarjana Ilmu Hukum,
Pascasarjana Manajemen, D3 Kebidanan, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan
Agama Islam, Pendidikan Guru Raudhatul Athfal yang telah dibuka sejak 15 Maret
2016 sampai 15 Juli 2016.
Sedangkan
15 Prodi lainnya yang termasuk juga dalam jurusan di SBMPTN baru akan dibuka
pada tanggal 28 Juni 2016 pukul 16.00 WIB sampai tanggal 15 Juli 2016. Adapun
untuk Ujian nya akan dilaksanakan pada tanggal 23 Juli 2016, dilaksanakan
serentak dan tidak ada perbedaan diantara kedua jalur tersebut.
”Sebenarnya
dilakukan pembedaan tanggal pendaftaran bagi kedua jalur tersebut tidak akan
mempengaruhi apapun karena jalur SNMPTN dan SBMPTN hanya memuat jalur S1 saja
terkecuali untuk fakultas pendidikan agama islam dan untuk prodi Non-SBM ada
yang hanya program diplomat saja seperti kebidanan dan yang lainnya jadi hanya
tanggal pendaftarannya saja yang berbeda,” tutur pak Cecep selaku Kepala Biro
Akademik Unsika.
Persyaratan
utama pendaftaran SMMPTN 2016 adalah mahasiswa harus lulusan tahun 2016
berjalan dan maksimal adalah lulusan tahun 2013. Mengenai persyaratan khusus
hanya dimiliki beberapa prodi seperti Pendidikan
Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yaitu calon mahasiswa harus mengikuti uji
motorik/keterampilan semua tergantung pada kebijakan dari pihak jurusan
tersebut sedangkan untuk prodi Kebidanan harus menempuh test psikotes, uji
kesehatan dan wawancara.Pengujian tersebut akan dilaksanakan setelah mengikuti
test awal pada tanggal 23 Juli 2016.
Mengenai
seleksi mandiri pasti akan dikenai biaya administrasi dan biaya mendaftar
karena bukan diselenggarakan oleh pemerintah dan tahun ini biaya pendaftaran
SMMPTN Unsika sebesar Rp.250.000 yang bisa dibayar ke Bank BTN. Untuk lebih
jelasnya dapat dibuka pada laman pmb.unsika.ac.id/smmptn
Setelah
mengikuti alur dan instruksi maka calon mahasiswa baru dapat mencetak pengantar
pembayaran ke Bank BTN setelah menyelesaikan administrasi calon mahasiswa baru
akan mendapatkan ID dan password, kemudian calon mahasiswa harus login kembali
untuk mengisi seluruh biodata baik calon mahasiswa serta orang tua dan data
kongkret mengenai penghasilan orang tua. Penghasilan kedua orang tua yang sudah
di isi nantinya akan menentukan biaya UKT yang diembankan kepada calon
mahasiswa setelah lulus.
Mengenai
UKT tingkatan golongan yang ada akan ditentukan oleh sistem, apabila kedua
penghasilan orang tua sudah dijumlahkan akan muncul biaya untuk calon mahasiswa
tersebut mendapat golongan UKT pada tingkat berapa.
“Dalam
pengisian data penghasilan orang tua dibutuhkan ketelitian,ketepatan,kejujuran
jangan sampai salah dan isilah dengan sebenar-benarnya karena jika tidak,hal
tersebut akan menghasilkan resiko yang besar, dan jangan sampai dikemudian hari
menuntut kepada pihak lembaga karena semua data tersebut di isi oleh calon
mahasiswa itu sendiri secara sadar. Akan lebih baik jika mengonsultasikannya
terlebih dahulu dengan keluarga.” pungkas Pak Cecep.
SMMPTN
tidak menerima mahasiswa dengan jalur bidikmisi, karena jalur bidikmisi
segalanya diatur oleh pemerintah pusat (kemristekdikti) dari mulai pendaftaran
sampai dengan waktu wisuda. “Tetapi untuk kedepannya pihak lembaga akan
mengusahakan dan terus berupaya agar dapat menerima mahasiswa jalur bidikmisi
karena harus mengajukannya terlebih dahulu dalam forum magis rektor dimana saat
itu semua PTN akan dipertemukan dan pemerintahlah yang tetap berhak memutuskan layak
atau tidaknya bidikmisi berada dalam jalur SMMPTN,” tutup Pak Cecep Kepada LPM
Unsika sore itu. (DM, RM, HLN)
Rabu, 22 Juni 2016
Buletin Suara Unsika Edisi 15
Salam Postif, aktif, dan kreatif.
Setiap bulan LPM UNSIKA (Lembaga Pers Mahasiswa Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang) menerbitkan Buletin. LPM UNSIKA menerbitkan lagi Buletin dalam bentuk digital. Hal ini dimaksudkan agar Mahasiswa umum dan hal layak masyarakat luas dapat membaca buletin yang dibuat oleh tim LPM UNSIKA
Buletin digital Edisi 15 dapat didownload di SINI
Jumat, 03 Juni 2016
Dibalik Satu Dekade Mengabdi Pada Universitas Singaperbangsa Karawang
![]() |
| Dede Surahman (Babeh) Satpam UNSIKA |
Dede Surahman
lahir di Karawang 3 Juli 1963. Pria yang biasa akrab dipanggil Babe oleh mahasiswa di Unsika ini
memiliki 4 orang anak dan seorang istri. Di usia nya yang menginjak 53 tahun babe sapaan akrabnya kini sudah memiliki
5 orang cucu, 4 cucu dari anak pertama dan 1 cucu dari anak yang kedua. Pak
Dede saat ini bekerja sebagai Satpam di Universitas Singaperbangsa Karawang dan
sering terlihat di area gedung Rektorat. Pria berkepala plontos ini merupakan
asli penduduk Kabupaten Karawang yang saat ini tinggal di Perum Pepabri Blok A
karawang.Karena saat ini hanya tinggal berdua dengan istrinya Pak Dede mengajak
salah satu cucunya untuk tinggal bersamanya guna menjadi teman beliau dengan
istri di rumah.
Pak Dede sudah
memiliki banyak pengalaman, Sebelumnya beliau pernah bekerja di proyek Jalan
tol dari (1985-1988) lalu berlanjut di PT Pindo Deli (1988-1990) setelah
berhenti dia pun memutuskan kembali lagi bekerja dan masuk ke PT Tekmavo pada
tahun 1990-1992 lalu di mutasi ke Bogor dan masih banyak lagi pengalaman Pak
Dede sebelum bekerja di Unsika seperti bekerja di PT .Sandang Industri
Nusantara lalu di tempatkan di daerah KIC itu semua merupakan sederet
pengalaman dari Pak Dede.
Pada tahun 2006
Pak Dede melamar kerja di Unsika sebagai salah satu Keamanan sampai saat ini
sudah terhitung 10 tahun Pak Dede mengabdikan diri di Universitas
Singaperbangsa. Tak jarang ada mahasiswa yang membuatnya kesal karena selalu
melanggar peraturan ketika ingin masuk ke Gedung Rektorat seperti tidak memakai
sepatu, merokok dan sebagainya. Meskipun demikian pria yang ramah dan mudah
tersenyum ini selalu sabar dan tetap merasa senang dapat bekerja di Unsika
karena beliau mengatakan mahasiswa di Unsika sudah dianggapnya seperti anak
sendiri, Babe juga mengaku senang dapat
mengobrol dengan mahasiswa berbagi ilmu dan membuatnya semakin awet muda karena
selalu bertemu dengan jiwa-jiwa muda. Selain itu semenjak bekerja di Unsika
beliau sangat bersyukur karena dapat membiayai anak ketiga dan anak bungsunya
kuliah di Unsika sampai akhirnya mereka lulus S1 dari
Unsika dan salah satunya saat ini sedang menempuh kuliah S2 di Institut
Pertanian Bogor. Karena sebelumnya beliau mengungkapkan anaknya tidak dapat
melanjutkan kuliah, namun setelah berkerja di Unsika keadaan ekonomi keluarga
Pak Dede cukup terbantu.
Harapan Pak Dede dengan bergantinya status
Universitas Singaperbangsa Karawang menjadi Negeri maka Kampus ini dapat lebih
maju dan lebih baik lagi.
Kamis, 28 April 2016
Rumah Genset Di UNSIKA
Revisi Berita, sebelumnya mohon maaf kepada yang terhormat Pak Diki selaku Biro Umum dan narasumber beserta seluruh jajaran civitas akademika atas kesalahan redaksi kami. dimohonkan kepada seluruh pembaca untuk tidak berpikiran negatif, karena ini merupakan kesalahan redaksi kami.
Adapun daya yang dibutuhkan untuk pembagunan rumah genset tersebut sebesar 5000 watt, artinya daya tersebut cukup untuk membantu persediaan listrik di Gedung Rektorat pada saat terjadi pemadaman listrik.
Rabu, 27 April 2016. Perkembangan Fasilitas di UNSIKA semakin membaik. Hal ini ditandai dengan dibangunnya rumah genset yang berada tepat disamping gedung H Opon Sopandji. Pembangunan rumah genset berfungsi sebagai penyimpan daya listrik jika suatu saat aliran listrik di UNSIKA padam.
“Pembangunan rumah genset mempunyai manfaat seperti terlihat lebih praktis, terhindar dari kepanasan dan kehujanan juga sebagai pemanis nilai estetika di kampus, selain itu ruangan tersebut juga di desain dengan mengutamakan Safety Room agar saat litrik padam dapat dijangkau dengan mudah dan cepat karena tempatnya dekat dengan ruangan listrik”, ujar Pak Diki selaku bagian Biro Umum UNSIKA.Adapun daya yang dibutuhkan untuk pembagunan rumah genset tersebut sebesar 5000 watt, artinya daya tersebut cukup untuk membantu persediaan listrik di Gedung Rektorat pada saat terjadi pemadaman listrik.
Pembangunan rumah genset merupakan hasil dari upaya pengusulan yang dilakukan oleh Rektor UNSIKA.Pembangunan rumah genset di mulai dari tanggal 18 April 2016 dan rencananya akan terselesaikan dalam kurun waktu 14 hari kerja. Adapun anggaran yang digunakan dalam pembangunan rumah genset berasal dari pemerintah pusat atau menggunakan sistem penunjukan dengan pihak yang telah bekerjasama dengan UNSIKA.
“ Pembangunan rumah genset yang dilakukan saat ini membutuhkan biaya sekitar dibawah 200 juta rupiah dimana pembangunan tersebut berada di bawah tanggung jawab Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan panitia khusus yang telah di buat dalam proses pembangunan gedung”, Tutup pak Diki kepada LPM UNSIKA.
Reporter :
Diana, Fadilatun
Editor : Dwiyun Evi Yolanda
Reporter :
Diana, Fadilatun
Editor : Dwiyun Evi Yolanda
Rabu, 27 April 2016
SOSIALISASI DAN PROMOSI SBMPTN 2016
Rabu 20 April 2016 Universitas Singaperbangsa
Karawang menggadakan sosialisasi dan promosi SBMPTN yang diselenggarakan oleh pihak Institut
Pertanian Bogor(IPB) dengan bekerjasama bersama UNSIKA yang memfokuskan peserta
sosialisasi dari pihak SMA,SMK,MA se-Kabupaten Karawang yang diwakili oleh guru
BK dan siswa kelas XII.
Pembukaan SBMPTN 2016 dimulai pada tanggal 25 April sampai 20 Mei 2016. Pada kesempatan kali ini UNSIKA masih berada dibawah naungan IPB mengigat UNSIKA terhitung masih baru sebagai universitas negeri di Indonesia. Mengenai mekanisme pembayaran tahun ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya dimana, pembayaran untuk pendaftaran SBMPTN tahun kemarin biaya operasional tersebut masih mendapatkan subsidi 50% dari pemerintah sedangkan pada tahun 2016 semua biaya operasional dibebankan kepada calon mahasiswa baru.
Persiapan yang dilakukan UNSIKA dalam menyambut SBMPTN sudah mencapai tahap pembagian lokasi ujian yang terbagi menjadi 3 kelompok, dan pada kesempatan ini unsika menjadi lokasi ujian untuk kelompok paket campuran/IPC dan untuk kelompok ujian paket soshum berada diwilayah karawang kota yang tersebar ditujuh sekolah serta untuk kelompok ujian paket saintek mendapatkan lokasi ujian diwilayah Jalan Pangkal Perjuangan.
Reporter :
Diana, Dina
Editor : Dwiyun Evi Yolanda
Pembukaan SBMPTN 2016 dimulai pada tanggal 25 April sampai 20 Mei 2016. Pada kesempatan kali ini UNSIKA masih berada dibawah naungan IPB mengigat UNSIKA terhitung masih baru sebagai universitas negeri di Indonesia. Mengenai mekanisme pembayaran tahun ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari tahun sebelumnya dimana, pembayaran untuk pendaftaran SBMPTN tahun kemarin biaya operasional tersebut masih mendapatkan subsidi 50% dari pemerintah sedangkan pada tahun 2016 semua biaya operasional dibebankan kepada calon mahasiswa baru.
Persiapan yang dilakukan UNSIKA dalam menyambut SBMPTN sudah mencapai tahap pembagian lokasi ujian yang terbagi menjadi 3 kelompok, dan pada kesempatan ini unsika menjadi lokasi ujian untuk kelompok paket campuran/IPC dan untuk kelompok ujian paket soshum berada diwilayah karawang kota yang tersebar ditujuh sekolah serta untuk kelompok ujian paket saintek mendapatkan lokasi ujian diwilayah Jalan Pangkal Perjuangan.
Bagi siswa yang mengalami kendala
dalam biaya dan tergolong keluarga tidak mampu, pemerintah saat ini sudah
menyediakan beasiswa bidikmisi dimana biaya keseluruhan ditanggung oleh
pemerintah dengan syarat siswa tersebut memenuhi kualifikasi yang telah
ditentukan. Jika tidak memenuhi syarat saat ini pihak-pihak lain banyak yang
sudah melakukan kerjasama dengan universitas di Indonesia untuk menyediakan
beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu namun berprestasi seperti yang di
UNSIKA.
“Calon mahasiswa baru yang tidak
lolos dalam beasiswa bidikmisi tidak perlu berkecil hati karena di UNSIKA kita
telah bermitra dengan beberapa perusahaan yang memberikan beasiswa bagi
mahasiswa kita yang berprestasi dan memenuhi syarat yang telah di tentukan
sepert beasiswa dari Toyota, Pemprov. Jabar, dan dari PT.Pindo Deli yang dapat
diajukan minimal setelah semester dua atau sudah memiliki IPK,” Tutur Pak Cecep
selaku bagian Akademik di UNSIKA.
Acara sosialisasi tersebut
mendapat sambutan baik dari berbagai pihak yang menghadirinya.
“Acara ini sangat bagus karena memberikan informasi yang cukup untuk siswa kelas XII karena banyak yang belum mengerti bagaimana mekanisme yang harus di lakukan untuk pendaftaran SBMPTN 2016. Antusiasme siswa untuk masuk PTN cukup tinggi banyak ingin melanjutkan pendidikan nya ke jenjang yang lebih tinggi. Seperti di SMA N 4 Karawang mereka sangat antusias untuk kuliah di PTN salah satu nya di UNSIKA”, Ujar pak Dudi Kurniadi selaku guru BK SMA N 4 serta ketua MGBP Se-Kab. Karawang.
“Acara ini sangat bagus karena memberikan informasi yang cukup untuk siswa kelas XII karena banyak yang belum mengerti bagaimana mekanisme yang harus di lakukan untuk pendaftaran SBMPTN 2016. Antusiasme siswa untuk masuk PTN cukup tinggi banyak ingin melanjutkan pendidikan nya ke jenjang yang lebih tinggi. Seperti di SMA N 4 Karawang mereka sangat antusias untuk kuliah di PTN salah satu nya di UNSIKA”, Ujar pak Dudi Kurniadi selaku guru BK SMA N 4 serta ketua MGBP Se-Kab. Karawang.
Tingginya minat siswa untuk masuk
ke UNSIKA membuat UNSIKA mulai membenahi diri yang di fokuskan kepada
pengembangan fasilitas, mekanisme birkrasi keuangan serta dapat menjadi Panlok
SBMPTN di tahun mendatang. “Saat ini UNSIKA fokus tidak hanya menjadi
sub-panlok melainkan dapat menjadi panlok di tahun mendatang seperti IPB serta
perbaikan secara bertahap mengenai birokrasi keuangan yang ada di UNSIKA”,
TUTUP Pak Cecep kepada LPM UNSIKA.
Reporter :
Diana, Dina
Editor : Dwiyun Evi Yolanda
Rabu, 13 April 2016
Gedung baru siapa yang pakai?
![]() |
| Peresmian Gedung Baru Fakultas Ekonomi & Bisnis UNSIKA |
Karawang, 12 April 2016 pukul 13.00 WIB sedang berlangsung acara peresmian gedung baru di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang diprotokoli oleh Bapak Abdul Yusuf., SE,MM selaku kepala pusat Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Singaperbangsa Karawang.
![]() |
| Paduan Suara UNSIKA |
Pada pembukaan acara tersebut Tim angklung dari Universitas Singaperbangsa karawang ikut ambil bagian dalam memeriahkan acara peresmian gedung baru di FEB. Acara ini juga di hadiri oleh banyak tamu undangan berupa perwakilan dari berbagai instansi seperti Pemerintah daerah Kab.Karawang, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mandiri, Galuh Mas Marketing, Cipta Karya, dan juga DPRD Kab. Karawang.
“Pembangunan Gedung baru yang berlantai dua dengan luas 671,62 m2 ini menghabiskan dana kurang lebih sebesar Rp.2,7 Milyar. Dan sumber dana nya diperoleh dari pemerintah Kab.Karawang sejak UNSIKA masih berstatus swasta, dan maksud dari dibangunnya gedung ini adalah menjadi sarana atau media untuk menghasilkan sarjana yang profesional di masa depan, merealisasikan komitmen tentang peningkatan SDM di Karawang. Hal ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah Kab.Karawang terhadap UNSIKA”, tutur Bapak Sonny selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
![]() |
| Penandatangan Oleh Bupati Karawang |
Dr. Cellica Nurrachadiana selaku Bupati Kabupaten Karawang juga mengaku antusias menghadiri acara peresmian gedung baru di FEB UNSIKA. Di kutip dari pidatonya sore tadi wanita yang akrab dengan sapaan Teh Celli, menuturkan harapannya agar akademi ini dapat menjadi pelaku-pelaku pembangun ekonomi di Indonesia.
Beliau juga berharap agar mahasiswa FEB UNSIKA dapat menjaga amanah rakyat agar mau merawat dan memfungsionalkan gedung baru ini dengan baik agar kelak menghasilkan sarjana yang kompeten serta FEB dapat menjadi mitra bisnis untuk membangun Kabupaten Karawang guna merealisasikan pengembangan konseptual ekonomi makro.
“Saya juga mengharapkan setelah pembangunan gedung baru FEB ini mahasiswanya aktif berangkat kuliah, dosen nya juga aktif berangkat mengajar serta semua pihak bersinergi untuk saling menguatkan”, ujar Teh Celli sore itu.
Namun pembangunan gedung baru tersebut menuai banyak pertanyaan dari mahasiswa FEB mengenai mengapa gedung baru tersebut tidak di fungsikan menjadi ruang kelas ataupun ruang praktikum untuk mahasiswa mengingat pembayaran UKT yang terhitung mahal.
“Tidak adil rasanya,kami yang bayar UKT cukup mahal mendapatkan fasilitas yang tidak sesuai” komentar salah satu mahasiswa FEB yang tidak ingin disebutkan identitasnya.
Adanya pertanyaan tersebut langsung dibantah oleh dekan FEB melalui LPM UNSIKA. Beliau mengungkapkan bahwa gedung yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang lama sudah difungsionalkan untuk ruang kelas dan ruang praktikum.
“Gedung lama FEB itu digunakan untuk ruang kelas dan ruang praktikum karena ruang tata usaha,ruang KA Prodi, dan ruang dekan serta wakil dekan saat ini dicampur dengan ruang kelas. Jadi, dengan dibangunnya gedung baru ini dapat mengefisiensi ruang-ruang kelas untuk mahasiswa FEB Universitas Singaperbangsa Karawang”, tutup Pak Sonny kepada LPM UNSIKA selaku Dekan FEB di Universitas Singaperbangsa Karawang.
REPORTER
Diana, Dina
EDITOR : Dwiyun Evi Yolanda
















